Mesir Buka Kembali Pariwisata Internasional Mulai Juli 2020

Mancanegara

Mesir akan membuka kembali perbatasan negaranya bagi wisatawan asing pada 1 Juli 2020. Namun, pembukaan terbatasa pada beberapa wilayah.

Mengutip Lonely Planet, Sabtu (20/6/2020), wisatawan akan dibatasi untuk menginap semalam di resor pantai di sepanjang Laut Merah dan Mediterania seperti Sharm El Sheikh, Dahab, dan Hurghada.

Beberapa akomodasi di Mesir telah dibuka bagi wisatawan domestik pada 1 Juni 2020. Hotel-hotel harus menerima sertifikat keselamatan kebersihan yang disetujui pemerintah, sebelum mereka menyambut kembali para tamu.

Tidak hanya itu, mereka diizinkan untuk beroperasi hanya dengan kapasitas tampung 50 persen.

Minister of Tourism and Antiquities juga mengumumkan, delapan situs arkeologi akan dibuka kembali.

Beberapa situs yang dimaksud adalah Piramida Giza, Museum Mesir di Tahrir Square di Kairo, Kompleks Kuil Karnak, dan Abu Simbel yang sudah ditutup sejak Maret.

Sementara situs budaya lain akan secara bertahap dibuka kembali di kemudian hari.

Tahun ini, Grand Egyptian Museum, juga dikenal dengan Museum Giza, seharusnya dibuka. Namun, mereka mendorong tanggal pembukaan hingga 2021.

Tidak ada visa turis

Demi memikat wisatawan untuk berkunjung, Pemerintah Mesir telah menghapus kebutuhan turis visa bagi pengunjung ke “touristic governorates” negara tersebut hingga akhir Oktober.

Pelancong yang terbang dengan EgyptAir atau Air Cairo juga akan mendapatkan diskon sebesar 20 persen untuk tiket masuk ke museum dan situs arkeologi.

Pariwisata menyumbang lebih dari 10 persen ekonomi Mesir. Tahun 2020 dijadwalkan menjadi salah satu tahun terbesar negara tersebut.

Selain pembukaan terjadwal Museum Giza, ada juga penerbangan internal baru antara Sharm El Sheikh, Hurghada, dan Luxor.

Hal ini guna memudahkan menghubungkan resor pantai dengan pusat budaya Mesir untuk pertama kalinya. Sebuah bandara baru juga telah dibuka di Giza.

Namun, sejauh ini Mesir telah mencatat lebih dari 1.000 kasus baru virus corona setiap harinya pada Juni 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *